Kamis, 26 Februari 2009

THE SECRET OF SUCCESS Versi JAWA

“Ruktine ngangkah ngukut, ngiket ngruket triloka kakukut. Jagad agung ginulung lan jagad alit, den kendel kumandel kulup, mring kilaping alam kono”
(Serat Wredatama, Sunan Amangkurat IV)

Kisah keberhasilan di masa depan adalah harapan setiap insan. Ya, masing-masing kita pastilah mendambakan sebuah kehidupan gilang gemilang: menyangkut karier, keluarga, tingkat kesejahteraan, maupun kehidupan spiritual.
Apakah jalan untuk mewujudkan itu merupakan sebuah rahasia? Sebetulnya tidak. Ia terkesan seperti sebuah rahasia karena pada faktanya hanya sebagian orang – tepatnya sebagian kecil orang – yang sanggup mewujudkan apa yang betul-betul mereka impikan.
Dalam tulisan ini, perkenankan saya menyajikan “rahasia” itu: sebuah kiat menuju masa depan yang penuh kegemilangan, penuh sukses…yang dalam tembang Jawa karya Sunan Amangkurat IV, disebut dengan “mring kilaping alam kono”.
Kiat pertama, ruktine ngangkah ngukut. Kita perlu lakukan persiapan (ruktine). Dalam melakukan persiapan, yang penting adalah kita memperjelas apa yang kita mau…lebih jelasnya..kita harus menuliskan apa yang kita mau dengan jelas (ngangkah). Lalu kita merancang peta jalan untuk mewujudkan apa yang mau itu (ngukut).
Kiat kedua, ngiket ngruket triloka kakukut. Kita harus ngiket - mengikat orang-orang yang bisa membantu kita (yang dalam bahasa Napoleon Hill, strategi ini disebut strategi Master Mind). Untuk itu kita harus mensosialisasikan apa yang kita mau kepada mereka yang memang bisa membantu kita. Bersama orang-orang yang bisa mendukung kita, kita lantas bekerja keras (ngruket) berdasarkan tiga modal dasar (triloka kakukut): yang meliputi jenana – pengetahuan teknis, wiryo – kekuatan, dan arta – sumber daya (manusia, barang, orang, dll).
Kiat ketiga, jagad agung ginulung lan jagad alit, den kendel kumandel kulup. Kita harus memulai pekerjaan kita dengan penciptaan mental. Kita harus selalu memodelkan apa yang kita tuju itu, memvisualisasikannya, baik dalam pikiran maupun desain tertulis. Dan berikutnya, kita baru melakukan penciptaan pada tataran fisik: melalui tindakan, tahap demi tahap, sesuai peta jalan dan rencana yang telah kita siapkan. Anda mau mencoba?

Tidak ada komentar: