JOURNEY OF LIGHT 2: PILIH JADI ZOMBIE ATAU KSATRIA CAHAYA?




Saat ini, sangat mudah bagi kita untuk menjadi penjahat kemanusiaan yang bisa menghancurkan peradaban. Tak perlu merakit dan meledakkan bom. Tak perlu memainkan senjata tajam atau pistol.

Cukup dengan membiasakan diri jauh dari keheningan, lalu dengan ujung jari menyebarluaskan informasi yang membawa ketakutan kolektif. Berbagai platform media sosial memang memudahkan siapapun untuk menjadi teroris, menjadi penebar teror yang mencengkram pikiran dan mengkerdilkan jiwa.

Saat Anda jauh dari keheningan, Anda merespon segala informasi dengan prasangka. Anda lalu percayai segala berita yang belum pernah Anda buktikan sendiri kebenarannya, Anda terima berbagai hal yang cuma katanya. Anda lalu menjadi takut, hidup Anda jadi tidak nyaman, lalu Anda ajak orang lain untuk menjadi seperti Anda.

Anda buat pernyataan yang memancarkan vibrasi ketakutan dan ketidakbahagiaan yang muncul dari prasangka Anda. Anda membagikan informasi yang Anda sendiri gak pernah buktikan dan itu semakin menyebarluaskan berita katanya sehingga semakin banyak orang percaya apa yang belum terbuktikan dengan valid.

Lalu ketakutan menjadi massif, banyak orang kehilangan kebahagiaan. Lalu situasi memburuk karena tindakan banyak orang diambil atas dasar ketakutan, menjadi irasional dan jauh dari hikmat. Lalu Anda merasa tak bersalah, bahkan Anda merasa menjadi pahlawan padahal Anda tanpa sadar menebar teror?

Kebohongan yang dilembagakan, atau dikemas dengan cantik dan diulang-ulang akan dipercaya sebagai kebenaran. Dan orang yang jauh dari keheningan akan menjadi korban dari kebohongan semacam ini, lalu menjadi agen yang tanpa dibayar membantu menyebarluaskannya. Betapa mudahnya kita menjadi teroris dan menjadi penjahat kemanusiaan pada saat ini.

Apakah Anda benar-benar mau menjalankan lakon itu? Atau Anda sebenarnya masih bisa merasakan suara di relung jiwa Anda bahwa semestinya Anda menjadi penebar terang dan kesukacitaan? Sebenarnya, menjadi pahlawan kemanusiaan juga tak sulit.

Modal dasarnya hanyalah keheningan. Teruslah hidup dalam kesadaran saat ini dan di sini, bahwa pikiran untuk terus menikmati dan menyadari aliran nafas. Lalu lewat aliran nafas menjadi terhubung penuh dengan sumber kasih murni, kebahagiaan dan kedamaian sejati. Dan dengan itu, segenap pikiran, perasaan, perkataan dan tindakan menjadi terbimbing oleh Diri Sejati/Rih Kudus

Mereka yang tertuntun Diri Sejati/Roh Kudus tak akan buru-buru merespon apapun termasuk segala bentuk informasi dari luar. Tidak ada toleransi untuk prasangka dan asumsi.

Nyatanya, dalam hening kita akan mengerti mana kebenaran mana kekeliruan, mana informasi yang jujur mana kebohongan, dan kita juga akan sadar bahwa dalam banyak kasus, kita belum bisa membuktikan apapun. Mereka yang hidup dalam kebenaran tak akan membenarkan apapun yang belum dibuktikan sendiri kebenarannya.

Para pejalan keheningan tak akan sembarangan menerima segenap katanya terlebih jika itu malah merusak jiwa dan tubuh manusia. Orang-orang yang tertuntun Diri Sejati/ Roh Kudusnya tak akan membiarkan hilangnya kesukacitaan hanya gara-gara berita yang belum jelas. Apalagi sampai turut serta merampas kebahagiaan orang lain dengan menyebar issue yang belum divalidasi atau dibuktikan secara otentik oleh diri sendiri.

Sadarilah bahwa memang ada dan nyata kekuatan tersembunyi yang mau meluluhlantakkan kehidupan bangsa kita, termasuk menghancurkan perekonomian negara ini.

Jangan jadi penghianat karena ketidakheningan Anda. Jangan ikut menghancurkan apa yang sudah dibangun dengan susah payah. Sadarilah bahwa banyak oknum perusahaan media yang telah mengambil peran menyebarluaskan narasi yang mendukung niatan jahat ini. Jangan pernah menjadi agen mereka karena berarti Anda terlibat dalam kejahatan itu dengan buah karma yang pasti Anda tuai.

Saudara dan saudari yang saya kasihi, untuk menjadi Ksatria cahaya tidak mesti Anda punya kemampuan metafisik atau bertindak ekstrim yang meresikokan nyawa.

Cukup dengan tidak menjadi zombie dan tidak terlibat menyebarluaskan vibrasi ketakutan secara, massal. Lebih terhormat lagi jika Anda bisa menjadi pewarta kebenaran yang Anda temukan dalam keheningan, dan menjadi pemancar vibrasi kesukacitaan kepada banyak orang.

Jika Anda sudah bisa konsisten menjadi Ksatria cahaya dalam lakon yang sangat sederhana seperti di atas, barulah selanjutnya Anda bisa belajar menjadi pelebur angkara murka lewat pikiran, kata-kata dan tindakan Anda.

Berkaryalah dengan talenta Anda untuk memberi solusi nyata: sembuhkan yang sakit, berdayakan yang lemah, buatlah peradaban ini menjadi indah karena manusianya diliputi kasih murni, kebahagiaan, kedamaian dan keberlimpahan.

Selamat menjadi Ksatria Cahaya!

Edinburgh 23/03/2020

Related Post

0 Response to "JOURNEY OF LIGHT 2: PILIH JADI ZOMBIE ATAU KSATRIA CAHAYA?"

Post a Comment



Laku spiritual adalah proses bertumbuhnya pengalaman keilahian, wujudnya adalah menjadi penuh dengan daya, penuh kebijaksanaan, penuh kecerdasan, penuh kreatifitas, penuh welas asih.


Setyo Hajar Dewantoro
Founder of Mahadaya Institute


Buku

Buku Medseba Buku Sastrajendra Buku Suwung Buku Sangkan Paraning Dumadi Buku Jumbuh Kawula Gusti Buku Tantra Yoga Buku Kesadaran Matahari Buku Kesadaran Kristus

Kegiatan